Renegosiasi JCPOA Berlanjut, Inggris dan Israel Kompak Cegah Iran Dapatkan Senjata Nuklir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 29 November 2021, 17:00 WIB
Renegosiasi JCPOA Berlanjut, Inggris dan Israel Kompak Cegah Iran Dapatkan Senjata Nuklir
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett/Net
rmol news logo Menjelang dimulainya kembali renegosiasi Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), Inggris dan Israel akan bekerja siang dan malam untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir.

Lewat sebuah pernyataan bersama yang dirilis The Telegraph pada Minggu (28/11), Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss dan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengatakan kedua negara akan meningkatkan koordinasi.

"Waktu terus berjalan, meningkatkan kebutuhan akan kerjasama yang erat dengan mitra dan teman kami untuk menggagalkan ambisi Teheran," ujar dua menlu.

Keduanya mengatakan Inggris dan Israel akan menandatangani kesepakatan 10 tahun untuk bidang keamanan siber, teknologi, perdagangan dan pertahanan.

Dengan kesepakatan tersebut, Israel secara resmi akan menjadi mitra siber utama Inggris, meningkatkan pertahanan siber.

Perdana Menteri Israel Naftail Bennett mengaku sangat khawatir dengan rencana Iran, Amerika Serikat (AS), dan negara-negara Barat untuk melanjutkan negosiasi terkait kesepakatan nuklir.

Bennett secara khusus khawatir jika Washington memberikan pelonggaran bagi Iran, termasuk menghapuskan sanksi agar Teheran mau menghentikan program nuklirnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA