Joe Biden akan Pertimbangkan Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing 2022

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 19 November 2021, 06:25 WIB
Joe Biden akan Pertimbangkan Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing 2022
Ilustrasi/Net
rmol news logo Amerika Serikat sedang mempertimbangkan boikot terhadap ajang Olimpiade Musim Dingin 2022 Beijing. Presiden Joe Biden pada Kamis mengatakan bahwa kemungkinan boikot dilakukan sebagai bagian dari protes terhadap kekerasan China terhadap Muslim Uighur.

Isu boikit telah lama didengungkan AS. Namun, saat konferensi pers pada pertemuannya dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Kamis (18/11) di Gedung Oval, Biden untuk pertama kalinya mengatakan hal ini ketika menjawab pertanyaan seorang reporter.

Boikot diplomatik berarti AS tidak akan mengirim delegasi resmi pemerintah ke Olimpiade tetapi masih akan mengizinkan atlet AS untuk bersaing.

Pendukung hak asasi manusia telah mendesak negara-negara untuk meminta pertanggungjawaban China atas catatannya tentang hak asasi manusia dengan memboikot Olimpiade. Spanduk 'Olimpiade Beijing sebagai permainan genosida' pernah meluas beberapa waktu lalu dalam aksi protes menetang sikap China.

"Kami memiliki keprihatinan serius tentang pelanggaran hak asasi manusia yang telah kami lihat," kata Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki, seperti dikutip dari Reuters, Kamis.

Joe Biden tidak membahas soal boikot ini saat ia bertemu secara virtual dengan Presiden Xi Jinping baru-baru ini. Padahal banyak yang mengatakan bahwa dalam pertemuan itu Xi berencana mengundang Joe Biden ke Olimpiade Beijing. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA