Kantor Statistik Nasional (ONS) mencatat, tingkat pengangguran Inggris turun menjadi 4,3 persen, sejak terbukanya banyak lowongan dan ada ratusan orang yang telah terdaftar sebagai warga yang menerima gaji. Bahkan, untuk di Oktober saja, angka pekerja naik sebanyak 160.000 orang.
Kepala statistik ekonomi di ONS Sam Beckett mengatakan, cuti berbayar yang diberlakukan pemerintah sebagai bantuan pandemi, tidak menyurutkan semangat mereka untuk mencari pekerjaan, seperti dilaporkan
AFP, Selasa (16/11).
Menteri Keuangan Rishi Sunak mengatakan, data tenaga kerja terbaru adalah bukti keberhasilan luar biasa dari skema cuti dan menegaskan bahwa rencana pekerjaan pemerintah selama pandemi Covid-19 berhasil.
Sementara ekonom Inggris, Jack Kennedy, mengatakan bahwa data tersebut menunjukkan kekuatan pasar pencari kerja.
Permintaan untuk pekerja tetap di sektor-sektor seperti administrasi, perhotelan dan perawatan kesehatan, meningkat sejak ekonomi dibuka kembali sepenuhnya di musim panas.
Kelompok penelitian The Institute for Employment Studies, mengatakan pandemi telah membuat Inggris kekurangan 950.000 tenaga kerja.
Lebih dari setengah juta adalah pekerja yang lebih tua yang telah keluar dari pasar kerja. Hingga sepertiganya berasal dari migrasi rendah, dan sisanya adalah kaum muda yang telah mengenyam pendidikan.
BERITA TERKAIT: