Pendaftaran Kandidat Pilpres Filipina Mendekati Batas Akhir, Presiden Duterte Belum Tentukan Sikap

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 15 November 2021, 16:20 WIB
Pendaftaran Kandidat Pilpres Filipina Mendekati Batas Akhir, Presiden Duterte Belum Tentukan Sikap
Presiden Filipina Rodrigo Duterte/Net
rmol news logo Batas waktu pendaftaran nama kandidat calon presiden dan wakil Filipina mendekati detik-detik terakhir, namun demikian sejumlah perubahan masih bisa terjadi.

Presiden Rodrigo Duterte, menurut juru bicaranya Harry Roque, akan mengumumkan rencana pemilihannya di kantor Komisi Pemilihan pada Senin (15/11) waktu setempat, tepat di hari terakhir pendaftaran.

Roque tidak menjelaskan secara rinci, tetapi kepala komunikasi Duterte itu mengatakan pada Sabtu (13/11) bahwa dia berencana untuk mendaftar sebagai wakil presiden sebelum batas waktu, dan menantang putrinya, Sara Duterte-Carpio, yang bersaing untuk posisi yang sama.

Sebelumnya putri Duterte yang berusia 43 tahun diperkirakan akan mencalonkan diri untuk menggantikannya sebagai presiden. Namun, belakangan dia mengajukan pencalonannya sebagai wakil presiden meskipun namnya memimpin jajak pendapat sebagai calon presiden yang paling disukai.

Namun demikian, dia masih bisa berubah pikiran.

Belum jelas dengan siapa Duterte-Carpio akan mencalonkan diri, tetapi calon presiden yang putra mendiang orang kuat, Ferdinand Marcos Jr. mengatakan dia ingin dia menjadi pasangannya.

Di Filipina, presiden dan wakil presiden dipilih secara terpisah.

Reuters melapokan bahwa puluhan pendukung Duterte-Carpio dengan kaus hijau, warna yang menjadi ciri khasnya, berada di luar kantor badan pemungutan suara pada Senin untuk meyakinkannya agar dirinya berubah pikiran dan mencalonkan diri sebagai presiden.

Negara Asia Tenggara berpenduduk 110 juta orang itu akan mengadakan pemilihan umum pada Mei 2022 untuk memperebutkan posisi mulai dari presiden, gubernur, walikota, hingga pejabat lokal.

Pemerintah berikutnya menghadapi tugas berat untuk menghidupkan kembali ekonomi yang dilanda pandemi. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA