Beberapa waktu lalu, Macron menyebut Morrison telah berbohong kepadanya atas keputusan Australia untuk membatalkan kesepakatan pembelian kapal selam bernilai miliaran dolar dengan Prancis, dan memilih kapal selam bertenaga nuklir dengan aliansi AUKUS.
Prancis mengatakan Australia tidak berusaha untuk menginformasikan pembatalan itu sampai hari Canberra mengumumkan kesepakatannya dengan Amerika Serikat dan Inggris.
Morrison membantahnya, dan pesan yang dia kirim ke Macron seminggu sebelum pengumuman telah bocor ke media lokal.
Dalam solidaritas dengan Prancis, Uni Eropa bulan lalu menunda putaran pembicaraan berikutnya mengenai kesepakatan perdagangan bebas untuk kedua kalinya.
Ketika ditanya dalam sebuah wawancara dengan
3AW Radio pada Jumat (12/11), Morrison menolak tudingan bahwa ia telah berbohong.
"Tidak, saya tidak percaya. Ini politik. Orang-orang menghina saya sepanjang waktu. Saya telah belajar dalam kehidupan selama periode waktu yang lama untuk tidak kurus, tidak menjadi pahit," ujarnya, seperti dikutip
Reuters.
Kritik terhadap Morrison meningkat pada pekan ini ketika dia mengumumkan pemerintahannya akan menghabiskan 178 juta dolar Australia untuk mendukung kendaraan listrik selama tiga tahun.
BERITA TERKAIT: