Keenamnya berjanji untuk menghapusnya secara bertahap.
Volvo Swedia, produsen mobil AS Ford dan General Motors, Mercedes-Benz Daimler AG, BYD China dan Jaguar Land Rover, sefrta unit Tata Motors India, menandatangani janji tersebut pada pembicaraan iklim di Glasgow, seperti dilaporkan
Reuters.
Volvo sendiri dalam pernyataan terpisah telah berkomitmen untuk sepenuhnya menggunakan listrik pada tahun 2030.
Alat transportasi seperti mobil, truk, kapal, bus, dan pesawat, menyumbang sekitar seperempat dari emisi karbon dunia, menurut data dari Badan Energi Internasional.
Sangat disayangkan, produsen mobil teratas dunia, Toyota dan Volkswagen, tidak berpartisipasi. Dua perusahaan itu merupakan pasar mobil penting China, Amerika Serikat, dan Jerman. Ketidakhadiran mereka menyoroti tantangan yang masih ada dalam beralih ke masa depan tanpa emisi.
Namun begitum sumber yang mengetahui komitmen ini mengatakan, memang ada beberapa produsen yang perlu mewaspadai perjanjian tersebut.
Perjanjian itu akan membuat mereka berkomitmen pada perubahan teknologi yang mahal, tetapi tidak memiliki komitmen serupa dari pemerintah untuk memastikan infrastruktur pengisian daya dan jaringan yang diperlukan akan dibangun.
BERITA TERKAIT: