Johnson mengatakan, sebagai sesama anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Inggris dan Rusia memiliki tanggung jawab untuk bekerja sama mengatasi tantangan seperti perubahan iklim dan menjaga perjanjian internasional seperti Nuklir Iran.
Putin yang menyepakati hal-hal yang diutarakan Johnson, menyampaikan penyesalannya bahwa dia tidak dapat menghadiri KTT COP26 secara langsung mengingat situasi virus corona di Rusia. Ia akan hadir secara virtual dan mendukung penuh berlangsungnya KTT.
Percakapan yang terjadi beberapa hari menjelang KTT COP26 itu cukup jelas mengisyarakatkan bahwa hubungan Inggris Rusia yang tegang bisa melunak untuk beberapa hal. Johnson dan Putin telah menyadari hal itu.
Johnson jelas mengungkapkan bahwa hubungan Inggris saat ini dengan Rusia bukanlah yang seperti mereka harapkan. Ada beberapa hal yang membuat hubungan keduanya berada dalam fase yang sulit, seperti masalah keracunan di Salisbury pada 2018, serta desakan Inggris pada kedaulatan Ukraina.
Dalam pernyataan yang diterbitkan Kremlin, Putin berharap bahwa terlepas dari segala permasalahan antara Rusia dan Inggris, kedua negara harus terus menjalin kerja sama di sejumlah bidang.
"Kedua belah pihak sepakat untuk mempertahankan kontak yang diperlukan mengenai masalah yang dibahas selama percakapan," isi pernyataan Kremlin, seperti dikutip dari
Tass.
BERITA TERKAIT: