Begitu yang dikatakan oleh Komandan Garda Pengawal Revolusi Iran (IRGC) Jenderal Hossein Salami pada Selasa (21/9), seperti dimuat
The Insider.
"Kami telah membangun kekuatan untuk mengalahkan AS. Ketika kami membangun kekuatan untuk kerajaan militer terbesar manusia, yaitu AS, kekuatan kecil seperti rezim Zionis tidak lagi dihitung dalam persamaan kami," kata Salami.
"Kami melihat bagaimana AS gagal, melarikan diri, dan tertekan," tambahnya.
Salami mengatakan, Iran telah berhasil mengatasi sanksi AS, yang diberlakukan sejak 2018 ketika mantan Presiden Donald Trump menarik Washington dari kesepakatan nuklir.
Sanksi AS, sebagian besar, membebani kehidupan rakyat biasa Iran, terutama di masa pandemi, karena Iran telah dicegah untuk mendapatkan obat-obatan dan peralatan medis dari luar negeri.
Lewat pidato di Sidang Majelis Umum PBB ke-76 pada Selasa, Presiden AS Joe Biden menyatakan minat untuk membuka hubungan dengan Iran, dan komitmen untuk mencegah Teheran mendapatkan senjata nuklir.
BERITA TERKAIT: