Dalam laporan
Reuters pada Jumat (3/9), sumber-sumber Taliban mengungkap Baradar yang merupakan pendiri dan saat ini mengepalai Kantor Politik Taliban akan memimpin pemerintahan.
Sumber juga mengungkap, putra pendiri Taliban Mullah Mohammad Omar, Mullah Mohammad Yaqoob akan menempati posisi senior di pemerintahan, bersama dengan Sher Mohammad Abbas Stanekzai.
"Semua pemimpin puncak telah tiba di Kabul, di mana persiapan sedang dalam tahap akhir untuk mengumumkan pemerintahan baru," ujar seorang pejabat Taliban.
Namun jurubicara Taliban Zabihullah Mujahid memberikan bantahan ketika dikonfirmasi oleh
Sputnik.
Lewat laporan lainnya,
Sputnik juga menyebut salah satu alasan penundaan pengumuman pembentukan pemerintahan baru Afghanistan adalah adanya ketidaksepakatan antara Taliban dan jaringan Haqqani.
"Salah satu alasan penundaan pengumuman pemerintah resmi adalah ketidaksepakatan antara Taliban dan Jaringan Haqqani," kata sumber Taliban pada Jumat.
Setelah merebut Kabul pada 15 Agustus dan menguasai negara, Taliban telah berkomitmen untuk membentuk pemerintahan yang inklusif dan menghomati hak asasi manusia. Awal pekan ini, Taliban menyebut pengumuman komposisi pemerintahan baru akan diumumkan pada 3 September atau hari ini.
BERITA TERKAIT: