Delegasi Belanda Bertemu Wakil Kepala Taliban Sher Mohammad Abbas Stanekzai di Qatar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 02 September 2021, 09:19 WIB
Delegasi Belanda Bertemu Wakil Kepala Taliban Sher Mohammad Abbas Stanekzai di Qatar
Wakil direktur kantor politik Sher Mohammad Abbas Stanekzai/Net
rmol news logo Upaya pemerintah Belanda untuk membahas situasi di Afghanistan terus berlanjut. Selain kunjungan Menteri Luar Negeri Sigrid Kaag ke Qatar pada Rabu (1/9),  delegasi Kementerian Luar Negeri Belanda dilaporkan telah lebih dulu bertemu dengan perwakilan kelompok Taliban di negara Teluk itu.

Pertemuan delegasi Belanda itu dilaporkan Stasiun TV ToloNews, berdasarkan klaim dari juru bicara Taliban yang mengatakan bahwa wakil direktur kantor politik Sher Mohammad Abbas Stanekzai membahas situasi di Afghanistan dengan delegasi Belanda.

Selain itu mereka juga membahas pilihan perjalanan dan pengoperasian bandara Kabul.
Sejumlah negara Eropa telah memulai komunikasi dengan Taliban. Belanda sendiri mengatakan bahwa tidak akan menutup kemungkinan melakukan kontak dengan para pemimpin baru di Kabul untuk mewakili kepentingan mereka. Namun, Kabinet menekankan bahwa pertemuan dengan Taliban tidak berarti pengakuan rezim tersebut sebagai pemerintahan baru Afghanistan.

Menlu Kaag saat ini sedang melakukan tur keliling wilayah untuk membicarakan perkembangan di Afghanistan. Menteri juga mengumumkan di Qatar bahwa kedutaan Belanda di Kabul akan dipindahkan sementara ke Doha.

“Kedutaan di Kabul akan dibuka kembali segera setelah situasi keamanan memungkinkan,” katanya.

Meski proses evakuasi sudah resmi dihentikan, nyatanya masih banyak orang di Afghanistan yang ingin meninggalkan negara itu. Ini menyangkut orang-orang Belanda, tetapi juga orang-orang Afghanistan yang telah membantu misi Belanda, antara lain mereka yang membantu wartawan-wartawan Belanda dan organisasi-organisasi pembangunan.

Belanda berhasil mengevakuasi lebih dari 2.500 orang dari Kabul. Lebih dari 13.000 warga Afghanistan kini telah melapor ke Kementerian Luar Negeri menyatakan keinginan untuk datang ke Belanda. Mereka mengatakan mereka memenuhi syarat untuk dievakuasi.  rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA