Begitu kata mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai, yang namanya juga diabadikan menjadi nama bandara yang diserang itu, dalam cuitannya di Twitter.
"Serangan teroris di bandara Kabul adalah kejahatan terhadap kemnusian dan serangan terhadap rakyat Afghanistan," tulis Karzai di akun Twitternya.
Dia juga menyampaikan harapannya agar negaranya akan bisa segera terbebas dari penderitaan semacam ini.
"Menyerukan kepada seluruh rakyat Afghanistan untuk dalam solidaritas dan persatuan yang utuh, bergandengan tangan demi membuat negara mereka damai dan tenteram yang nyata dan universal," tegasnya.
Merujuk pada keterangan jurubicara Taliban, ledakan di bandara Kabul terjadi sebanyak dua kali. Satu di antaranya adalah serangan bom bunuh diri. Akibat serangan itu, 13 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya menderita luka-luka.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: