Di Tengah Kabar Soal Tahanan Rumah, Hamid Karzai Aktif Temui Dewan Ulama Syiah Afghanistan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 26 Agustus 2021, 21:03 WIB
rmol news logo Afghanistan masih bergelut dengan kekacauan yang terjadi usai Taliban merebut kekuasaan di negara itu. Meski banyak negara dan lembaga internasional khawatir akan kondisi yang memburuk, namun bukan berarti harapan untuk menemukan kata damai di atas meja, sirna.

Setidaknya hal itu yang tercermin dari upaya yang dilakukan oleh mantan presiden Afghanistan Hamid Karzai dan Ketua Dewan Rekonsiliasi Nasional Tertinggi Dr. Abdullah Abdullah. Kedua tokoh top perpolitikan di Afghanistan itu bertemu dengan anggota Dewan Ulama Syiah Afghanistan pada hari Kamis (26/8).

Melalui akun Twitter resminya, Karzai menjelaskan bahwa dalam pertemuan itu, mereka membahas soal situasi negara saat ini.

"Dan penciptaan sistem yang komprehensif di mana hak-hak semua warga negara dilindungi, dibahas," sambungnya, dalam cuitan yang diunggah pada Kamis pukul 20.03 waktu Jakarta.

Karzai, Abdullah, dan seorang pemimpin Partai Islam Afghanistan Gulbuddin Hekmatyar merupakan tiga tokoh yang "pasang badan" sejak Taliban mendepak pemerintahan Presiden Ashraf Ghani pada 15 Agustus lalu. Mereka membentuk Dewan Koordinasi untuk melakukan negosiasi dan transisi pemerintahan dengan Taliban.



Tidak lama setelah itu, Taliban juga mengatakan bahwa mereka hendak membentuk pemerintahan yang inklusif dan mulai mengadakan pembicaraan dengan Karzai dan Abdullah.

Taliban juga telah memasukkan Karzai dan Abdullah, bersama salah seorang pendiri Taliban Abdul Ghani Baradar ke dalam 12 anggota dewan yang akan memerintah Taliban.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Karzai dan Abdullah menjadi tahanan rumah di Kabul. Laporan CNN menyebut bahwa Taliban juga telah menyita senjata dari tim keamanan bersenjata Karzai dan menyita kendaraan mereka pada awal pekan ini. Hal itu membuat Karzai pindah ke kediaman Abdullah.

Namun pada Rabu (25/8), Taliban kemudian menggeledah rumah Abdullah, menarik tim keamanan dan dan menyita kendaraannya. Dengan demikian, Taliban menjadikan kedua pemimpin top Afghanistan itu sebagai tahanan rumah. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA