Penguatan kerja sama itu dilakukan menyusul ditemukannya produk daging selundupan yang terinfeksi virus ASF di New Taipei City pada Kamis (19/8).
Taiwan News melaporkan, lebih dari 70 kilogram produk daging yang diimpor secara ilegal oleh vendor Vietnam disita dan kemudian ditemukan terkontaminasi ASF.
Insiden tersebut telah memicu alarm di Taiwan, yang selama lebih dari tiga tahun bekerja tanpa lelah untuk mencegah virus ASF memasuki negaranya.
Hingga Senin malam (23/8), Badan Kepolisian Nasional telah menggeledah 1.297 situs di 22 kota dan kabupaten dan menemukan 19 produk daging yang diduga diselundupkan dari Vietnam. Barang-barang yang disita antara lain berbagai daging olahan, kue bulan, dan saus.
Administrasi Perlindungan Lingkungan mengatakan pada hari Senin bahwa mereka juga akan mengaudit semua peternak babi yang menggunakan limbah makanan dalam waktu dua hari.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: