Kotapraja Liulin di wilayah Suixian telah dilanda hujan lebat sejak Rabu, dengan curah hujan maksimum di kotapraja tersebut mencapai 100 milimeter per jam pada Kamis, hujan terberat yang tercatat sejak pencatatan meteorologi dimulai.
Kota yang dikelilingi pegunungan ini mencatat genangan air sedalam 3,5 meter, bahkan di beberapa daerah genangannya mencapai hingga 5 meter.
Global Times melaporkan, diperkirakan ada 8.000 warga terkena dampak hujan tersebut termasuk 21 kematian dan 4 hilang berdasarkan laporan awal. Lebih dari 2.700 rumah dan toko terendam banjir atau rusak, termasuk 221 bangunan runtuh, dan 63 jembatan mengalami kerusakan struktural. Listrik dan komunikasi juga terganggu.
Menurut media Hubei, wilayah utara provinsi termasuk Suizhou, Xiangyang dan Xiaogan dilanda hujan deras sejak Rabu, dengan kota-kota Suizhou, Xiangyang dan Xiaogan mencatat curah hujan terberat. Banyak orang terjebak tanpa akses listrik atau sinyal telepon.
Menurut situs web Kementerian Manajemen Darurat, tim spesialis telah dikirim ke Hubei pada Kamis malam.
Musim panas ini, banyak kota di Tiongkok termasuk di Provinsi Henan, Tiongkok Tengah, dilanda hujan deras yang menyebabkan kerusakan ekonomi dan fisik yang signifikan. Korban tewas meroket menjadi 302 sejak hujan dan banjir melanda Henan pada pertengahan Juli, dan 50 di antaranya masih dinyatakan hilang.
BERITA TERKAIT: