Sayangnya, negara tersebut gagal memenuhi targetnya untuk memvaksinasi 60 persen populasinya pada musim gugur ini, sebagaimana yang direncanakan sebelumnya.
Menurut keterangan yang dirilis Kremlin, gagalnya target tersebut dikarenakan permintaan yang lamban untuk suntikan vaksin. Padahal vaksin tersedia bagi warga Rusia secara gratis.
Bukan hanya itu, untuk meningkatkan permintaan akan vaksin di masyarakat Rusia, sejumlah cara pun dilakukan. Mulai dan pihak berwenang di beberapa daerah yang memberlakukan vaksinasi wajib untuk beberapa pekerja hingga menciptakan insentif bagi orang yang mau divaksin seperti menawarkan kesempatan untuk memenangkan mobil atau apartemen.
"Kami melihat bahwa jumlah orang yang ingin divaksinasi telah meningkat minggu ini," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Selasa (29/6).
"Tapi sebelum itu, ada serapan rendah bahkan jika semua kondisi sudah ada (untuk divaksinasi). Jelas bahwa target vaksinasi ini tidak dapat dicapai. Target akan dimundurkan," sambungnya seperti dikabarkan
Reuters.
Sementara itu, pada pertemuan pemerintah pada hari Selasa (29/6), Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko mengatakan bahwa 23 juta orang telah menerima setidaknya dosis pertama dari total dua dosis vaksin.
BERITA TERKAIT: