Putin: China Dan India Bisa Menyelesaikan Sengketa Ladakh Selama Kekuatan Asing Tak Ikut Campur

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 06 Juni 2021, 07:22 WIB
Putin: China Dan India Bisa Menyelesaikan Sengketa Ladakh Selama Kekuatan Asing Tak Ikut Campur
Presiden Rusia Vladimir Putin/Net
rmol news logo Presiden Rusia Vladimir Putin meyakini negara-negara tetangganya, China dan India dapat menyelesaikan sendiri sengketa perbatasan di Ladakh.

Putin menyebut Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri India Narendra Modi merupakan pemimpin yang bertanggung jawab.

Hal itu ia ungkapkan ketika ditanya oleh wartawan saat menghadiri St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) pada Jumat (4/6) secara virtual.

"Ya, saya tahu ada beberapa masalah terkait hubungan India-China, tetapi selalu ada banyak masalah antara negara tetangga. Saya tahu sikap perdana menteri India dan juga presiden China," kata Putin.

Menurut Putin, dua pemimpin tersebut menghormati satu sama lain, sehingga ia percaya mereka akan memiliki solusi atas masalah tersebut.

"Tetapi yang penting bahwa tidak ada kekuatan ekstra-regional lain yang mengganggu itu," imbau Putin, seperti dimuat Sputnik.

Tahun lalu, mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menawarkan diri untuk menengahi penyelesaian sengketa perbatasan antara China dan India di Ladakh. Tetapi tawaran tersebut ditolak oleh keduanya.

Sengketa perbatasan Ladakh telah mengganggu hubungan China dan India sejak lama. Tahun lalu, bentrokan bersenjata antara dua pasukan terjadi di Ladakh dan sejumlah perundingan damai diupayakan untuk menyelesaikan masalah di berbagai level. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA