Meski Punya Hubungan Yang Rumit, AS Dan China Tak Punya Pilihan Lain

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 03 Mei 2021, 12:26 WIB
Meski Punya Hubungan Yang Rumit, AS Dan China Tak Punya Pilihan Lain
Amerika Serikat dan China/Net
rmol news logo Amerika Serikat (AS) dan China memiliki hubungan yang rumit di semua tingkatan, baik itu permusuhan, persaingan, maupun kerja sama.

Kerumitan itu yang menyebabkan kekhawatiran terhadap apa yang akan dilakukan oleh China. Terlebih saat ini negeri tirai bambu itu memiliki kekuatan militer, ekonomi, maupun diplomatik.

Begitu yang sampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken saat melakukan wawancara dengan CBS pada Minggu (2/5).

"Lihat, kami tidak memiliki kemewahan untuk tidak berurusan dengan China. Ada kerumitan nyata dalam hubungan tersebut, apakah itu bagian yang bermusuhan, apakah itu bagian yang kompetitif, apakah itu bagian yang kooperatif," ujar Blinken.

Menurut Blinken, para pemimpin China sedang berusaha untuk menjadikan China negara yang dominan di dunia. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, China telah bertindak lebih represif di dalam negeri dan lebih agresif di luar negeri.

Ketika ditanya tentang kemungkinan konfrontasi militer dengan China, Blinken menekankan bahwa itu bukan untuk kepentingan Washington atau Beijing.

"Saya pikir itu sangat bertentangan dengan kepentingan, baik China dan Amerika Serikat, untuk sampai ke titik itu (konfrontasi militer), atau bahkan menuju ke arah itu," jawabnya.

Tetapi Blinken mengatakan, Washington memiliki kekhawatiran atas apa  yang dilakukan China, termasuk atas situasi di Xinjiang hingga kebijakan ekonomi Beijing.

Presiden Joe Biden sendiri memiliki awal yang sulit dalam hubungannya dengan China.

Meski telah membatalkan sebagian besar perintah eksekutif Donald Trump, namun Biden masih mempertahankan tindakan keras terhadap China. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA