MI5 terkenal sering memantau kelompok-kelompok politik dan protes hingga agen intelijen asing yang ada di Inggris.
Dikutip dari
Sputnik pada Senin (26/4), MI5 menggunakan mata-mata remaja untuk menganalisis bahasa, di mana saat ini badan itu juga tengah aktif menjalankan misi di media sosial, khususnya Instagram.
Lewat situsnya, MI5 menawarkan magang di bidang rekayasa perangkat lunak dan pekerjaan untuk "Analis Bahasa Inggris".
Pekerjaa itu untuk mendengarkan percakapan telepon yang disadap dan memilih informasi penting.
"Kami menyadari bahwa universitas bukan untuk semua orang. Kami membutuhkan orang-orang yang baru lulus sekolah, bersemangat untuk memulai, dan ingin melakukan sesuatu yang menarik dan mengasyikkan," ujar badan intelijen itu.
"Langsung dari sekolah, Anda dapat membantu menjaga keamanan negara dalam peran yang tiada duanya," tambahnya.
Para pemagang akan mempelajari beberapa keterampilan luar biasa, dari membuat aplikasi baru untuk melacak tersangka teror, hingga mengembangkan cara inovatif untuk menghentikan spionase di jalurnya.
Sebuah sekolah menengah di Enfield, London utara bahkan memiliki kelas pelatihan analis bahasa untuk membantu siswanya agar dapat direkrut MI5.
Agen mata-mata Inggris secara tradisional merekrut dari kalangan mahasiswa universitas yang cerdas, termasuk yang terkenal, Cambridge Five yang direkrut di universitas top pada tahun 1930-an, yang semuanya menjadi agen ganda untuk Uni Soviet.
BERITA TERKAIT: