Hal itu disampaikan Vucic dalam sebuah wawancara bersama China Media Group, sebelum pertemuan itu digelar.
"Saya sangat tertarik dengan pidato Presiden Xi, ingin melihat pandangannya tentang masa depan global dan pandangannya tentang kerja sama kita, kita semua dengan China, dan melihat apa rencana China," ujar Vucic, seperti dikutip dari
CGTN, Selasa (9/2).
Memperhatikan bahwa kerja sama China-CEEC telah difasilitasi oleh Belt and Road Initiative, Presiden Serbia mengatakan dia berharap dapat meningkatkan hubungan ekonomi dengan China dan bergandengan tangan dalam memerangi Covid-19.
"Teman yang membutuhkan memang teman," dia menggambarkan hubungan China-Serbia dalam wawancara.
"Dukungan besar Anda, bantuan besar Anda untuk negara ini ... Kami sangat berterima kasih dan kami tidak menyembunyikannya. Saya menunggu barangnya, tidak peduli apakah itu ventilator atau vaksin. Dan saya akan mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman China kami. Dan menurutku, begitulah seharusnya," ujarnya.
Serbia pada Januari telah menerima sejuta dosis vaksin dari China. Berkat vaksin China, kata Vucic, negaranya sekarang menjadi pelopor dalam memberikan vaksin kepada orang-orang di Eropa.
Dia memuji China karena memenuhi janjinya untuk membuat vaksin menjadi barang publik global setelah tersedia, dengan keterjangkauan dan aksesibilitas yang lebih besar di negara-negara berkembang.
BERITA TERKAIT: