Aturan baru tersebut termasuk larangan bernyanyi selama acara berlangsung, dan mewajibkan seluruh peserta Olimpiade untuk mengenakan masker sepanjang waktu, kecuali saat makan dan tidur, atau ketika berada di luar ruangan. Pejabat dan staf federasi internasional dilarang menggunakan transportasi umum tanpa izin.
Namun, walau dijanjikan aturan akan berlaku ketat, tampaknya tidak akan mendapat simpati dari publik Jepang yang semakin khawatir bahwa penyelenggaraan Olimpiade selama pandemi global akan sangat rentan penularan.
Olimpiade Musim Panas di Tokyo akan 'berbeda' dari Olimpiade sebelumnya, menurut para pejabat. Olimpiade Tokyo yang mengalami penundaan selama setahun karena pandemi virus corona ini dijadwalkan dimulai pada Juli 2021.
"Akan ada sejumlah kendala dan ketentuan yang harus dihormati dan diikuti oleh para peserta. Ini tentu akan berdampak pada pengalaman mereka, terutama ketika menyangkut aspek sosial dari pengalaman Olimpiade," kata Pierre Ducrey, direktur Operasi Olimpiade di Komite Olimpiade Internasional (IOC), seperti dikutip dari
Reuters, Rabu (3/2).
Aturan baru dalam "buku pedoman" yang diterbitkan bersama oleh penyelenggara Olimpiade Tokyo, Komite Olimpiade Internasional, dan Komite Paralimpiade Internasional tersebut, berisi protokol kesehatan, mulai dari mencuci tangan biasa hingga mendisinfeksi meja makan setelah makan.
BERITA TERKAIT: