
Hubungan kurang harmonis Turki dan Amerika Serikat selama kepemimpinan Donald Trump, jadi salah satu fokus dalam pidato pemimpin Partai Gerakan Nasionalis (MHP), Devlet Bahceli, di hadapan kelompok parlementer partainya pada Selasa (26/1) waktu setempat.
Dalam pidatonya, Bahceli meminta agar Presiden baru AS Joe Biden untuk tidak mengulangi kegagalan pendahulunya itu.
"Harapan tulus kami adalah agar presiden AS yang baru tidak mengulangi kegagalan di Turki dari mantan Presiden Donald Trump, yang kehilangan akal sehatnya," ujarnya, seperti dikutip dari
Anadolu Agency, Selasa (26/1).
"Apa pun tujuan strategis, diplomatik, dan politik, dari pemerintahan baru AS, tidak akan ada yang sama," tambahnya.
Mengomentari kerusuhan yang dilakukan pendukung Trump di gedung Capitol AS pada 6 Januari lalu, Bahceli menyebut insiden itu sebagai "gambaran akhir sebuah era dan pengingat tonggak sejarah era baru."
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: