Kematian Karena Covid-19 Bertambah, Serbia Larang Perayaan Tahun Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 29 Desember 2020, 14:37 WIB
Kematian Karena Covid-19 Bertambah, Serbia Larang Perayaan Tahun Baru
Tim krisis pandemi Serbia/Net
rmol news logo Otoritas Serbia mengeluarkan larangan perayaan Malam Tahun Baru di tengah meningkatnya kasus virus corona di negara itu. Peraturan pembatasan Covid-19 pun diperketat untuk menahan laju penyebaran Covid, di antaranya pemberlakuan jam malam.

Restoran dan kafe harus tutup pada pukul 18.00 mulai 31 Desember hingga 1 Januari. Namun, gerai ritel makanan dapat tetap buka hingga pukul 20.00 pada hari-hari tersebut.

Setelah 1 Januari, restoran dan kafe dapat tetap buka hingga pukul 20.00.

Staf Krisis pandemi menyampaikan informasi itu kepada wartawan dalam sebuah rilis setelah pertemuan pemerintah pada Senin (28/12) waktu setempat.

Angka kematian di Serbia karena Covid-19 bertambah sebanyak 43 pada Senin )28/12). Kementerian Kesehatan Serbia mengatakan dalam buletin hariannya bahwa kenaikan itu membuat angka kematian secara keseluruhan menjadi 3.073, seperti dilaporkan N1.

Serbia telah melakukan pengujian virus kepada 11.190 orang, dan 2.559 yang dinyatakan positif Covid-19.

Jumlah total orang yang dites sampai saat ini mencapai 2.253.975 dengan 328.619 kasus yang dikonfirmasi.

Buletin itu menyebutkan ada 9.728 kasus aktif, termasuk 288 pasien yang harus menggunakan ventilator. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA