Ruben Tierrablanca Gonzalez meninggal pada usia 68 tahun pada Selasa (22/12). Kepala Spiritual Komunitas Katolik Roma Istanbul itu sempat menjalani perawatan intensif selama beberapa minggu untuk pengobatan Covid-19. Ini membuat Erdogan sangat kehilangan. Dia tidak bisa menutupi kesedihannya.
“Saya sangat berduka atas meninggalnya Ruben Tierrablanca Gonzalez," ujar Erdogan, dalam pernyataan tertulis, seperti dikutip dari
Anadolu Agency, Kamis (24/12).
“Saya ingin menyampaikan belasungkawa kepada Komunitas Katolik Latin, khususnya kepada keluarganya, orang yang dicintainya, dan kerabatnya,†lanjut Erdogan.
Ruben Tierrablanca Gonzalez, yang berasal dari Meksiko, menjadi pendeta pada musim panas 1978.
Pada 1985, ia menyelesaikan studi untuk mendapatkan Lisensi dalam Kitab Suci di Institut Biblika Kepausan di Roma, dan ditahbiskan menjadi bishofood pada bulan April 2016.
Dia dikenal karena menjadi sukarelawan untuk misi baru di Istanbul untuk mempromosikan dialog antaragama dan antar budaya.
Sejak 2003 dan hingga 2015, Tierrablanca menjabat sebagai Guardian di Istanbul dan Koordinator kehadiran Ordo di Turki. Ia juga dikenal karena melayani sebagai Pastor Paroki di Paroki St. Marie Draperis di Istanbul, dan di berbagai komisi di Vikariat Apostolik Istanbul.
Pada 2016, ia pindah ke Izmir untuk melayani di paroki Fransiskan. Pada tanggal 4 April 2016, Tierrablanca diangkat sebagai Vikaris Apostolik Istanbul.
BERITA TERKAIT: