Dalam sebuah pernyataan, Barr (beberapa banyak yang menyebutnya Bill Barr) mengatakan bahwa undang-undang yang diusulkan itu akan merugikan kerja sama lintas batas dan akan menguntungkan kartel narkoba.
“Tindakan tersebut akan membuat kerja sama antar negara kita menjadi lebih sulit. Ini akan membuat warga Meksiko dan Amerika Serikat menjadi kurang aman,†tulis Barr seperti dikutip dari
AP, Sabtu (12/12).
“Pengesahan undang-undang ini hanya dapat menguntungkan organisasi kriminal transnasional yang kejam dan penjahat lain yang kita lawan bersama,†tambahnya.
Tidak ada reaksi langsung dari pejabat Meksiko mengenai pernyataan tersebut.
Pada hari Rabu, Senat Meksiko menyetujui proposal dari Presiden Andres Manuel Lopez Obrador untuk meminta semua agen asing, dari negara mana pun, untuk membagikan semua informasi yang mereka kumpulkan dengan otoritas Meksiko. Pejabat Meksiko yang mereka hubungi juga harus menyerahkan laporan lengkap kepada otoritas federal negara itu.
Meksiko telah lama mengandalkan agen AS untuk menghasilkan banyak informasi intelijennya tentang geng narkoba, namun dalam perjalanannya ada beberapa pejabat intel yang membocorkan informasi tersebut dan bahkan terkadang membagikannya dengan kartel narkoba.
BERITA TERKAIT: