Sebagai negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki peranan penting untuk mengubah cara pandang negara-negara lain terhadap Islam.
Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI), Yohanes Sulaiman mengatakan Indonesia harus mempromosikan Islam yang toleran dan ramah.
"Misalnya Islam di Indonesia, NU (Nahdlatul Ulama), Muhammadiyah, melawan kebencian, menjunjung tinggi Islam yang ramah tamah," kata Yohanes dalam
RMOL World View bertajuk "Islamofobia, Masihkah Jadi Pekerjaan Rumah Dunia?", Senin (23/11).
Selain itu, ia juga menekankan, Indonesia, khususnya Muslim harus memperhatikan tindakan terhadap kelompok minoritas karena juga menjadi perhatian dunia.
"Misalnya di Jawa Tengah, ada petisi menolak pembangunan gereja karena di wilayah Muslim. Gereja-gereja di Amerika mendapatkan informasi itu," terang dia.
Selain itu, Yohanes juga menggarisbawahi pentingnya media dalam mempromosikan umat Islam yang toleran.
Ia menyebut, Indonesia sebagai pusat toleransi dunia akan mendapatkan perhatian yang luar biasa bagi dunia sehingga media punya peranan penting.
BERITA TERKAIT: