kata badan-badan AS, tetapi tidak ada laporan langsung tentang korban atau kerusakan.
Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional mengatakan bahwa penduduk telah dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi karena peringatan tsunami menutupi sebagian besar pantai selatan negara bagian AS yang terpencil, termasuk Semenanjung Alaska yang berpenduduk sedikit. Sejauh ini tidak dilaporkan ada korban jiwa atau kerusakan dalam kejadian tersebut.
Gelombang setinggi dua kaki terekam di kota kecil Sand Point yang terletak sekitar 100 kilometer dari pusat gempa yang melanda di kedalaman 25 mil (40 km).
Zona berisiko diperpanjang ratusan mil timur laut ke pintu masuk Cook Inlet. Tapi itu berhenti di dekat kota Anchorage, kotra terbesar di negara bagian itu, yang terletak sekitar seribu kilometer dari pusat gempa.
“Gempa itu sendiri dirasakan di komunitas dekat Semenanjung Alaska di Raja Cove, tetapi semuanya tampak utuh,†kata administrator kota Gary Hennigh kepada Anchorage Daily News, seperti dikutip dari
AFP, Selasa (20/10).
Sementara itu Survei Geologi Amerika Serikat mengatakan bahwa ada kemungkinan kecil korban dan kerusakan dari gempa itu sendiri. Gempa besar tersebut diikuti oleh setidaknya lima gempa susulan berkekuatan 5,0 SR atau lebih tinggi.
Gempa Senin terjadi hampir tiga bulan setelah gempa berkekuatan 7,8 skala Richter melanda wilayah terdekat. Alaska sendiri adalah bagian dari Cincin Api Pasifik yang aktif secara seismik.
Negara bagian AS itu pernah dilanda gempa berkekuatan 9,2 pada Maret 1964, gempa terkuat yang pernah tercatat di Amerika Utara. Itu menghancurkan Anchorage dan menimbulkan tsunami yang menghantam Teluk Alaska, pantai barat AS, dan Hawaii.
Saat itu tercatat ada lebih dari 250 orang tewas akibat gempa dan tsunami.
BERITA TERKAIT: