Dalam pernyataan tertulis dari Kremlin, Putin mendesak agar kedua negara menghentikan operasi militer di zona konflik Nagorno-Karabakh dengan alasan kemanusiaan.
"Menyusul sejumlah percakapan telepon dengan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, Presiden Rusia Vladimir Putin mendesak untuk menghentikan operasi militer di zona konflik karena alasan kemanusiaan," begitu pesan Kremlin, seperti dikutip
Armen Press.
"Dengan mediasi Menteri Luar Negeri (Sergei Lavrov), Menteri Luar Negeri Armenia dan Azerbaijan telah diundang ke Moskow pada 9 Oktober untuk mengadakan konsultasi," sambung pesan itu.
Sebelumnya, pasukan Azerbaijan dilaporkan telah membombardir Katedral Ghazanchetsots yang bersejarah dan merupakan simbol dari kota Susha.
Konflik di Nagorno-Karabakh atau yang juga dikenal dnegan Artsakh kembali meletus pada 27 September 2020. Ketika itu, pasukan Armenia dan Azerbaijan saling menyalahkan satu sama lain.
Sejauh ini berbagai serangan udara dari kedua negara terus terjadi hingga wilayah pemukiman warga. Alhasil, banyak korban yang berjatuhan adalah pihak sipil.
BERITA TERKAIT: