Begitu yang disampaikan oleh kepala staf Gedung Putih, Mark Meadows yang bertentangan dengan pernyataan dokter presiden, Dr Sean Conley.
"Kami masih belum berada di jalur yang jelas menuju pemulihan penuh," ujar Meadows, seperti dikutip
ABC, Sabtu (3/10).
Dalam sebuah konferensi pers di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed pada hari yang sama, Conley dan timnya menyatakan kondisi kesehatan Trump yang baik, dan menolak untuk membahas kapan tepatnya sang presiden jatuh sakit.
Ia mengatakan Trump telah bebas demam selama 24 jam. Namun, Conley mengungkap, Trump mulai menunjukkan indikasi klinis Covid-19 pada Kamis sore (1/10), lebih awal dari yang diketahui sebelumnya.
Saat ini pun ia mengalami hidung tersumbat dan batuh, walaupun sudah membaik. Trump diketahui telah mengonsumsi aspirin untuk menurunkan demam dan mengurangi gejala.
Sebelumnya, sebuah rumor muncul bahwa Trump mendapatkan oksigen tambahan pada Jumat (2/10), sebelum dipindahkan ke Walter Reed.
"Kamis tidak ada oksigen. Tidak ada saat ini. Dan kemarin bersama tim, saat kami semua di sini, beliau tidak menggunakan oksigen," terang Conley.
"Beliau dalam semangat yang sangat baik," ujar dokter lain, Sean Dooley.
Salah satu dokter mengatakan, Trump telah mengatakan dapat segera keluar dari rumah sakit.
"Saya merasa seperti saya bisa keluar dari sini hari ini," ujar dokter tersebut mengutip Trump.
Pemimpin Senat AS dari Partai Republik, Mitch McConnell juga mencuirbahwa dia telah berbicara dengan Presiden dan ia dalam kondisi yang baik.
"Beliau terdengar baik dan mengatakan dia merasa baik. Kami berbicara tentang bisnis rakyat, memerangi pandemi, menegaskan Hakim Barrett, dan memperkuat ekonomi untuk keluarga Amerika. Mari kita tetap berdoa kepada Presiden dan Ibu Negara kita," cuit McConnell.
BERITA TERKAIT: