Dalam catatan tersebut, Conley mengatakan Trump akan menjalankan tugasnya selama dikarantina di Gedung Putih bersama dengan sang istri, Melania Trump yang juga didiagnosis penyakit yang sama.
"Presiden dan Ibu Negara sama-sama dalam keadaan baik saat ini, dan mereka berencana untuk tetap di Gedung Putih selama pemulihan," ujarnya, seperti dikutip
Business Insider.
"Yakinlah, saya kira presiden akan terus menjalankan tugasnya tanpa gangguan selama pemulihan, dan saya akan terus mengabari Anda mengenai perkembangan lebih lanjut," tambahnya.
Pada saat yang sama, Gedung Putih juga merilis jadwal kegiatan harian yang baru, di mana beberapa acara tatap muka Trump hilang untuk dilakukan pada Jumat. Di antaranya adalah briefing intelijen, bertemu para pendukung di sebuah hotel di Washington, dan perjalanan kampeny ke Sanford, Florida.
Meski begitu, Trump masih menjalankan kegiatan panggilan telepon pada siang hari untuk membahas Covid-19 dengan para lansia.
Melania Trump juga men-tweet bahwa acara mendatangnya akan ditunda.
Berdasarkan Bagian III Amandemen ke-25, Trump akan mengalihkan kekuasaannya kepada Wakil Presiden Mike Pence jika ia tidak mampu atau tidak dapat menjalankan tugasnya sebagai presiden.
Namun, ketika Pence juga diharuskan untuk melakukan isolasi dan tidak dapat menjalankan tugas, maka kewenangan presiden akan diberikan kepada Ketua DPR, Nancy Pelosi.
"Kapanpun Presiden menyampaikan kepada Senat dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat pernyataan tertulisnya bahwa dia tidak dapat menjalankan kekuasaan dan tugas dari jabatannya, dan sampai dia mengirimkan kepada mereka pernyataan tertulis yang bertentangan , wewenang dan tugas tersebut akan dilaksanakan oleh Wakil Presiden sebagai Penjabat Presiden," demikian bunyi Bagian III Amandemen ke-25 itu.
BERITA TERKAIT: