PBB: Maroko Mainkan Peranan Penting Dalam Krisis Libya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 11 September 2020, 22:26 WIB
PBB: Maroko Mainkan Peranan Penting Dalam Krisis Libya
Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, yakni Stéphane Dujarric mengatakan bahwa PBB mengapresiasi inisiatif Maroko di tengah krisis Libya/Net
rmol news logo PBB menyambut baik inisiatif Maroko untuk menyelenggarakan dialog antar-Libya yang mempertemukan dua faksi bertikai negara tersebut.

Dialog damai tersebut itu dilakukan di kota Bounzika, Maroko sejak akhir pekan lalu. Dalam dialog tersebut, delegasi dari faksi Dewan Tinggi Negara Libya yang berbasis di Tripoli dan delegasi dari faksi Parlemen Libya yang berbasis di Tobruk duduk satu meja.

Agenda utama yang dibawa adalah membahas soal upaya mempertahankan gencatan senjata dan membuka negosiasi untuk mengakhiri konflik di Libya.

"Sekretaris Jenderal (PBB) mendukung semua inisiatif yang akan memajukan dan melengkapi upaya perdamaian yang sedang berlangsung yang dipelopori oleh Konferensi Berlin tentang Libya pada Januari 2020," kata juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, yakni Stéphane Dujarric dalam sebuah pernyataan pekan ini.

Diketahui bahwa, sejak 2014, muncul faksi-faksi yang saling bertikai di Libya sebagai buntut dari kebuntuan politik di parlemen Libya. Ada faksi yang berbasis di ibu kota Tripoli, Libya barat dan ada juga faksi yang berbasis di Tobruk, Libya timur. Perselisihan itu menyebabkan terjadinya persaingan milisi dan suku untuk memperebutkan kekuasaan.

Dujarric dalam pernyataan yang sama menyebut bahwa Maroko memiliki peranan besar dalam upaya untuk mendorong upaya perdamaian di Libya. Hal itu jelas sejalan dengann apa yang dituju oleh PBB.

"Sejak awal krisis Libya, Kerajaan Maroko telah memainkan peran konstruktif dan telah berkontribusi pada upaya PBB yang bertujuan untuk mencapai resolusi damai konflik Libya. Perjanjian politik Libya yang ditandatangani pada 2015 di Skhirat adalah bukti keterlibatan tegas Maroko dalam menemukan solusi untuk krisis Libya bersama PBB," papar Dujarric.

Kami percaya bahwa inisiatif terbaru oleh Maroko akan berdampak positif pada fasilitasi PBB untuk dialog politik yang dimiliki dan dipimpin Libya," tandasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA