Prediksi tersebut disampaikan oleh kepala dewan penasihat ilmiah pemerintah, Profesor Jean-Francois Delfraissy dalam wawancara kepada
France 24 pada Rabu (26/8).
"Ada kekhawatiran gelombang kedua di bulan November," ujar Delfraissy seperti dikutip
Reuters.
Perkiraan Delfraissy tersebut muncul di tengah lonjakan infeksi Covid-19 di Prancis. Bahkan pemerintah harus memberlakukan pembatasan sosial yang ketat di kota Marseille.
Pada Selasa malam (25/8), pihak berwenang kota Marseille mengumumkan, waktu pembukaan bar dan restoran di wilayah tersebut akan lebih pendek yaitu dari 11 pagi hingga 6 sore.
Selain itu, penggunaan masker secara wajib juga diperluas di semua distrik dan diperpanjang hingga 30 September 2020.
Sejauh ini, Prancis memiliki angka kematian akibat Covid-19 tertinggi ketujuh di dunia, yaitu 30.544. Kementerian Kesehatan pada Selasa juga melaporkan 3.304 kasus baru dalam 24 jam, tertinggi sejak pekan lalu.
BERITA TERKAIT: