Langkah-langkah baru itu diambil sebagai respon atas meningkatnya jumlah infeksi dalam seminggu terakhir di negara itu, di mana lebih dari 55 ribu orang kini telah terinfeksi dan sekitar 6.150 telah meninggal.
"Kami memulai percobaan ini karena kami khawatir dengan meningkatnya jumlah infeksi virus corona" kata Dewan Kota Amsterdam, seperti dikutip dari
AFP, Kamis (6/8).
"Masker wajah wajib dipakai di daerah ramai dan sibuk," kata pernyataan itu.
Berbagai usaha telah dilakukan oleh para pekerja dewan untuk menyadarkan pentingnya menggunakan masker. Diantaranya dengan cara masker gratis, berkeliling kota sambil membawa pengeras suara untuk memperingatkan orang-orang. Namun tetap saja masih banyak orang yang tidak memperhatikan langkah-langkah baru itu, terutama di distrik Lampu Merah yang terkenal padat dan ramai.
Banyak yang berjalan-jalan tanpa masker, sementara petugas hukum mengatakan mereka hanya memperingatkan orang dan tidak memberlakukan denda.
Media Belanda melaporkan polisi berhasil menghentikan sekelompok demonstran yang ingin berunjukrasa menentang pemakaian masker di kota pelabuhan Rotterdam.
BERITA TERKAIT: