Emirat Membuka Kembali Masjid Tapi Hanya Dengan Kapasitas 50 Persen, Shalat Jumat Tetap Ditiadakan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 03 Agustus 2020, 15:29 WIB
Emirat Membuka Kembali Masjid Tapi Hanya Dengan Kapasitas 50 Persen, Shalat Jumat Tetap Ditiadakan
Jamaah lakukan shalat Dzuhur di Masjid Al Farooq Omar bin Al Khattab di Dubai pada Juli 2020/net
rmol news logo Masjid-masjid di Uni Emirat Arab dapat dibuka kembali untuk ibadah shalat jamaah, tetapi hanya dengan kapasias 50 persen saja, mulai hari ini, Senin (3/8).  Pemerintah Emirat telah melonggarkan penguncian secara bertahap.

Sejak Maret, semua tempat ibadah ditutup untuk mencegah penyebaran Covid-19. Pada 1 Juli, pemerintah mengijinkan masjid dibuka namun hanya dengan kapasitas 30 persen. Mulai senin hari ini, kapasitas dinaikannya menjadi 50 persen, tetapi shalat  Jumat tetap ditiadakan, dikutip dari TN, Senin (3/8).

Periode antara panggilan untuk shalat dan dimulainya shalat juga akan diperpanjang menjadi 10 menit, kecuali untuk shalat Maghrib, yang akan menjadi lima menit. Langkah ini dimaksudkan untuk membatasi kemungkinan kontak antara jamaah dan menghindari bersosialisasi sebelum atau sesudahnya.

Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf (Awqaf) menerapkan aturan pada jamaah harus menjaga jarak sekitar dua meter dari satu sama lain. Jamaah juga harus berwudhu dari rumah sebelum berangkat ke masjid sehingga tidak ada antrean di tempat pengembilan wudhu. Menggunakan masker dan tidak boleh saling bersalaman atau menyapa dari dekat.

Sajadah dan Quran harus dibawa dari rumah masing-masing. Pemerintah telah mewajibkan semua warga menguduh aplikasi Al Hosn, yaitu aplikasi pelacakan dan pengujian pemerintah, dan menghindari menyentuh permukaan dan pegangan pintu.

Awqaf meminta jamaah yang lebih tua, anak-anak dan orang-orang dengan kondisi kesehatan yang mendasari untuk terus berdoa di rumah. Pada 20 Juli, ruang sholat di pusat perbelanjaan dan menara komersial di seluruh UEA diizinkan untuk beroperasi lagi.

Tempat ibadah ditutup selama berbulan-bulan sebagai bagian dari pembatasan yang diberlakukan oleh pihak berwenang untuk memerangi penyebaran Covid-19. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA