Singgung Trump, Gubernur Maryland: Pemimpin Itu Sampaikan Pesan Dengan Baik, Bukan Bikin Warga Tambah Panik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 27 April 2020, 13:52 WIB
Singgung Trump, Gubernur Maryland: Pemimpin Itu Sampaikan Pesan Dengan Baik, Bukan Bikin Warga Tambah Panik
Gubernur Mayland, Larry Hogan/Net
rmol news logo Pasca Presiden Donald Trump mengungkapkan pengobatan dengan injeksi disinfektan, ribuan pesan dan panggilan telepon bermunculan ke kantor Gubernur Maryland.

"Kami menerima ratusan panggilan telepon pada hotline kami di sini di Maryland. Orang-orang bertanya soal pengobatan dengan menyuntikkan disinfektan," ujar Gubernur Maryland Larry Hogan dalam wawancara dengan CBS, seperti dkutip dari CBS, Senin (27/4).

"Anda tahu, sulit untuk dibayangkan bahwa orang-orang berpikir itu serius," ujarnya.

Hogan sendiri kebingungan bagaimana menjelaskannya kepada mereka yang sangat ingin tahu bagaimana melindungi diri di tengah wabah ini.

Beberapa waktu lalu Trump melontarkan pernyataan kontroversia bahwa suntik disinfektan bisa menyembuhkan virus corona.

Pernyataan itu menuai kecaman. Trump pun meluruskan bahwa itu adalah sarkasme, dia tidak serius dengan pernyataannya.

Namun, komentar Trump itu membuat banyak perusahaan produk kebersihan dan para pejabat negara bagian AS merilis peringatan soal bahaya disinfektan bagi tubuh manusia.

Induk perusahaan produk rumah tangga terkemuka AS, Lysol, bahkan merilis pernyataan untuk menegaskan bahwa 'dalam situasi apa pun, produk disinfektan kami tidak boleh dimasukkan ke dalam tubuh manusia (melalui suntikan, konsumsi atau cara lain)'.

Hogan, yang sempat bertikai dengan Trump selama krisis pandemi virus corona, menyatakan mestinya Trump bisa menyampaikan fakta bukan sekedar pernyataan yang membuat warganya resah.

"Penting sekali bagi seorang pemimpin untuk menyampaikan fakta dan selalu terbuka dan jujur dan transparan sebisa mungkin," katanya.

Hogan berharap agar Trump lebih bijak dalam menyampaikan pesan-pesannya di dalam briefing atau dalam konferes pers.

"Saya pikir ini penting, di saat semua orang resak dan takut menghadapai pandemik ini, seorang Presiden Amerika Serikat bisa menyampaikan hal yang baik dan berguna di dalam konferensi persnya.
Agar kita sungguh mendapatkan fakta di luar sana. Dan sayangnya, beberapa pesannya belum bagus," ujar Hogan. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA