Ia adalah Ian Arthur Bremmer, seorang ahli politik luar negeri Amerika Serikat yang mengemukakan hal tersebut.
Presiden dan Pendiri lembaga think tank, Eurasia Group tersebut bahkan mengatakan, mayoritas pemimpin China menginginkan Trump untuk mendapatkan periode pemerintahannya yang kedua.
"Kebanyakan pemimpin China yang saya ajak berbincang menginginkan masa jabatan kedua Trump," cuit Bremmer dalam akun Twitternya,
@ianbremmer, Minggu (19/4).
Bremmer mengatakan, para pemimpin China memprediksi, hubungan dengan negeri Paman Sam akan lebih tegang oleh siapa pun yang memenangkan pemilihan presiden AS pada November. Di mana Trump telah dipastikan akan melawan Joe Biden dari Partai Demokrat.
Kendati begitu, kepemimpinan Trump akan lebih menguntungkan karena gagasan "America First" nya membuat AS kehilangan banyak sekutu. Pada akhirnya, hal tersebut bisa dimanfaatkan oleh China untuk memperluas kekuasaannya.
"Mereka berpikir hubungan dengan AS akan lebih konfrontasional (oleh) siapa pun yang menang pada November," ucap Bremmer.
"Namun, mereka melihat unilateralisme #AmericaFirst Trump yang memicu hubungan buruk dengan banyak sekutu, yang memberikan lebih banyak peluang bagi China," imbuh pria 50 tahun tersebut.
Saat ini, AS dan China tengah berseteru mengenai pandemik corona virus baru (Covid-19). AS yang mengklaim virus tersebut berasal dari kebocoran lab di Wuhan, juga menyalahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dianggap "China sentris".
BERITA TERKAIT: