Sabtu (11/4), Direktur Jenderal Kesehatan Prancis, Jerome Salomon melaporkan angka kematian baru dalam 24 jam terakhir lebih sedikit di bandingkan sebelumnya.
Sebanyak 353 orang dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit dan 290 orang meninggal dunia di panti jompo.
Ini membuat angka kematian di rumah sakit mencapai 8.943, sedangkan di panti jompo sebanyak 4.889 orang meninggal dunia. Secara keseluruhan, angka kematian akibat virus corona di Prancis sudah mencapai 13.832 nyawa.
Sementara itu, jumlah pasien dalam perawatan intensif juga berkurang 121 orang menjadi 6.883 pasien.
Pasien pengidap Covid-19 yang di rawat di rumah sakit saat ini pun menjadi 67.312 orang.
Dilansir
AA, sejauh ini, sebanyak 26.391 orang telah dinyatakan pulih dan kembali ke rumahnya masing-masing.
Kendati begitu, Salomon tetap mendesak warga Prancis untuk menahan diri, selalu menjaga jarak, mencuci tangan, dan tinggal di rumah untuk menghentikan penyebaran virus.
"Waktunya tidak tepat untuk penguncian, tetapi hormati aturan penguncian, buat penghalang, gerakan jaga jarak fisik dan sosial," katanya.
Dengan masih banyak kasus, Presiden Emmanuel Macron yang akan berpidato pada Senin (13/4) diperkirakan akan membahas perpanjangan penguncian yang dijadwalkan berakhir pada 15 April.
BERITA TERKAIT: