Dalam sebuah konferensi pers harian di Gedung Putih pada Selasa (31/3), Trump mengatakan semua orang harus berhati-hati.
Ia juga mendesak agar semua orang mematuhi pedoman social distancing yang telah diperpanjang hingga akhir April.
Karena dengan social distancing, maka angka kematian di AS akan semakin bisa ditekan menjadi 100 ribu hingga 240 ribu orang.
Berbeda dengan tanpa social distancing yang bisa mencapai 2,2 juta orang meninggal dunia.
"Sangat penting bagi rakyat Amerika unutk mengikuti pedoman selama 30 hari ke depan," ujar Trump.
"Terus terang, ini masalah hidup dan mati," lanjutnya seperti yang dimuat
Sky News.
"Aku ingin setiap orang Amerika mempersiapkan untuk hari-hari yang sulit. Ini akan menjadi sangat, sangat menyakitkan (selama) dua pekan," imbaunya.
Sebelumnya, Trump juga telah memperkirakan puncak penyebaran virus corona akan muncul pada dua pekan di mana perkiraannya ada 2.214 orang meninggal dunia pada 15 April.
Namun nyatanya, saat ini, jumlah angka kematian di AS sudah melewati 3.800 orang.
Dalam konferensi pers tersebut, Trump juga mengatakan pemerintah telah menyiapkan 10.000 ventilator untuk gelombang penyebaran yang akan terjadi.
"Ini akan menjadi tiga minggu seperti yang belum kita lihat sebelumnya," tambahnya.
BERITA TERKAIT: