
Kebakaran hutan di sepanjang pesisir timur Australia mengakibatkan Kota Sydney diselimuti kabut sejak Selasa (19/11). Berdasarkan data yang dirilis, polusi udara yang terjadi sudah dalam tingkat berbahaya.
Pekatnya kabut asap bisa terlihat dari warna langit sekitar Sydney Opera House dan Harbour Bridge yang biasanya berwarna biru.
Direktur Kesehatan Lingkungan Negara Bagian New South Wales, Richard Broome mengatakan, partikel halus dalam asap dapat menyebabkan iritasi sistem pernapasan dan memperburuk kondisi paru-paru dan jantung.
"Bagi kebanyakan orang, asap menyebabkan gejala ringan seperti sakit mata, hidung dan tenggorokan," kata Broome, seperti dimuat
AFP, Rabu (20/11).
Bencana asap itu diakibatkan kebakaran yang melahap hampir 140.000 hektare hutan semak di Australia. Hingga saat ini, puluhan titik api masih belum bisa teratasi.
Enam orang pun dilaporkan telah tewas dan ratusan rumah hancur dalam kebakaran hutan di New South Wales dan Queensland sejak September lalu.
(09riz)
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: