Hari Toilet Sedunia: Krisis Mendera, Ethiopia Alami Kelangkaan Toilet

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 19 November 2019, 15:53 WIB
Hari Toilet Sedunia: Krisis Mendera, Ethiopia Alami Kelangkaan Toilet
Ethiopia Negara No 1 Kelanggan Toilet/Net
rmol news logo Pemerintah di setiap negara harus memastikan warganya telah memiliki toilet yang aman pada 2030. Target ini tercantum dalam poin enam Suistainable Development Goals tentang sanitasi dan air.

Bersyukurlah kita di sini mudah mendapatkan toilet dengan air bersih. Namun, bagaimana dengan 4,5 miliar orang di dunia ini ternyata hidup tanpa toilet bersih?

Di Hari Toilet Sedunia 19 November, tak semua orang cukup beruntung bisa memiliki toilet yang layak. Di beberapa daerah pedalaman di Indonesia dan juga di beberapa negara di dunia.

Ternyata, Ethiopia adalah salah satu negara yang kurang beruntung untuk punya akses ke toilet yang layak. Hal ini terungkap dalam sebuah studi baru pada Jumat kemarin (16/11).

Negara terpadat penduduk kedua di Afrika ini, sekitar 93 persen warganya tidak punya akses toilet yang layak. Charity WaterAid menemukan fakta ini. Ethiopia negara nomor 1 kelangkaan toilet.

Selama ini, penduduk Ethiopia buang air besar dan kecil di kakus terbuka dan tak layak. Kebiasaan ini akan menyebabkan penyebaran penyakit, salah satunya diare.

Direktur kampanye WaterAid, Savio Carvalho, "Ini mengerikan, bukan hanya karena ini mengancam kesehatan, pendidikan, dan keselamatan mereka, tapi juga mengancam masa depan mereka," katanya mengutip AFP.

Salah satu penyebab dari kelangkaan toilet di Ethiopia adalah karena krisis yang mendera negara tersebut. Menurut Carvalho serangkaian bentrokan etnis, banjir, dan kekeringan berkepanjangan membuat pemerintah mengalihkan sumber daya dari pembangunan sanitasi untuk bantuan darurat lainnya.

"Ketika ada konflik di negara manapun, baik internal maupun perbatasan, laju pembangunan melambat (termasuk sanitas)," ujar Carvalho. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA