Hal tersebut dibuktikan dengan ditandatanganinya Perjanjian Strategis Komprehensif antara kedua negara di sela-sela Konferesnsi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia dan Afrika pertama di Sochi, Rusia, Rabu (23/10).
Dilansir dari
Al Awsat, dalam pertemuan tersebut Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengumumkan komitmen untuk mencapai solusi konflik politik di Suriah, Libia, dan wilayah Palestina melalui resolusi internasional.
Menurut Jurubicara Kepresidenan Mesir, Bassam Radi, Abdel Fattah menekankan pentingnya menemukan hasil nyata pada perjanjian yang dicapai KTT untuk kepentingan terbaik negara-negara Afrika. Hal ini juga disambut baik oleh Putin.
Radi menyampaikan Putin sangat senang dapat memimpin KTT Rusia dan Afrika bersama dengan Abdel Fattah untuk membina hubungan yang lebih baik di antara kedua belah pihak. Terutama Uni Afrika itu sendiri.
Lebih lanjut, Radi menyampaikan bahwa Putin mengatakan KTT ini juga bertujuan untuk memperkuat dialog perihal cara menghadapi tantangan bersama.
Putin mencatat bahwa koordinasi dan konsultasi yang berkelanjutan tentang isu-isu internasional dan regional sangat penting. Lebih jauh, dia memuji peran Mesir sebagai pilar keamanan dan stabilitas di Timur Tengah dan Afrika.
Dalam pertemuan itu, para Presiden Uni Afrika dan Rusia juga membahas beberapa masalah termasuk upaya bersama untuk melanjutkan penerbangan Rusia ke Mesir serta kerja sama dalam pengembangan transportasi.