Dia menekankan, peringatannya itu akan membuat 3,6 juta pengungsi Suriah dikirim ke Eropa.
Peringatan tersebut disampaikan Erdogan dalam dalam pidatonya di sebuah pertemuan anggota parlemen dari partai Keadilan dan Pembangunan (AK) pada Kamis (10/10), seperti dimuat
The Guardian.
Peringatan itu disampaikan tidak lama setelah Turki meluncurkan kampanye militer dengan mengerahkan pesawat tempur dan artileri untuk memasuki kota-kota perbatasan di Suriah timur untuk merebutnya dari pasukan Kurdi yang didukung Amerika Serikat.
Pasukan Turki diketahui melintasi perbatasan ke timur laut Suriah pada Rabu malam (9/10) setelah serangan udara dan artileri sebelumnya mengisyaratkan dimulainya operasi yang telah direncanakan untuk membangun zona penyangga sepanjang 20 mil antara kedua negara.
Militer Turki kemudian mengatakan telah mencapai 181 "target militan".
Pasukan Turki pun terlibat bentrok dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) di pinggiran kota Tel Abyad dan Ras al-Ayn, Suriah.
Sementara itu, kantor berita pemerintah Turki,
Anadolu mengklaim bahwa milisi Suriah yang beraliansi dengan Ankara telah menguasai sebuah kota kecil dekat Tel Abyad yang disebut Yabisa.
Kementerian Pertahanan Turki mengklaim pada Kamis pagi (10/10) bahwa militer telah mencapai target sejauh ini, sesuai dengan rencana.
Sedangkan Erdogan, dalam kesempatan berbeda mengatakan bahwa pasukannya telah membunuh 109 pejuang SDF.
Sementara itu di sisi lain, SDF mengklaim berhasil memukul mundur pasukan Turki sebelum berhasil memasuki dua kota lainnya.
BERITA TERKAIT: