"Kami sedikit kurang dari 10 juta karena situasi aktual memperlambat distribusi di beberapa daerah. Keamanan di beberapa daerah tidak sebaik yang diharapkan," kata juru bicara Program Pangan Dunia (WFP) Herve Verhoosel dalam jumpa pers di Jenewa (Selasa, 15/1), seperti dimuat
Reuters.
"Beberapa truk kami juga berhenti lebih lama dari biasanya di beberapa pos pemeriksaan keamanan," tambahnya.
Verhoosel kemudian mengklarifikasi bahwa angka-angka itu mewakili bantuan makanan yang dikirim ke pusat-pusat distribusi lokal di Yaman, tetapi belum semuanya diserahkan kepada penerima.
WFP sendiri saat ini sedang berusaha menjangkau sebanyak 12 juta orang yang berisiko kelaparan di Yaman.Pada bulan Desember dikatakan bahwa beberapa bantuan makanan yang dimaksudkan untuk Yaman dicuri dan dijual di beberapa daerah yang dikendalikan oleh milisi Houthi.
Di Yaman sendiri, perang selama hampir empat tahun menyebabkan kehancuran ekonomi dan meninggalkan 15,9 juta orang Yaman, atau 53 persen dari populasi, menghadapi kerawanan pangan akut dan kelaparan membayangi jika tindakan segera tidak diambil.
[mel]
BERITA TERKAIT: