
Pemerintah Irlandia saat ini tengah mengintensifkan persiapan untuk menghadapi kemungkinan Brexit, atau hengkangnya Inggris dari Uni Eropa, tanpa adanya kesepakatan.
Hal itu ditegaskan oleh Perdana Menteri Irlandia, Leo Varadkar, seperti dimuat
Reuters (Sabtu, 5/1).
Meski begitu, dia menekankan bahwa Irlandia masih berharap bahwa akan ada kesepakatan Brexit yang disetujui dalam beberapa minggu mendatang.
"Saya masih berharap bahwa kita akan memiliki kesepakatan dalam beberapa minggu ke depan," kata Varadkar saat berada di Jerman tempat dia menghadiri pertemuan partai Serikat Sosial Kristen (CSU).
"Tetapi alangkah bijaksana tentu saja karena setiap hari berlalu bahwa kita mengintensifkan persiapan tanpa kesepakatan dan itulah yang dilakukan Irlandia," sambungnya.
Diketahui bahwa kesepakatan Brexit yang didorong oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May masih belum mendapat lampu hijau dari parlemen Inggris. Kesepakatan itu telah dinegosiasikan oleh May dengan pemimpin-pemimpin Uni Eropa bulan Desember lalu dan Uni Eropa memastikan tidak akan ada negosiasi ulang jika kesepakatan itu tidak disetujui parlemen.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: