Berencana Serang Vatikan, Pria Somalia Diamankan Polisi Italia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 18 Desember 2018, 12:59 WIB
Berencana Serang Vatikan, Pria Somalia Diamankan Polisi Italia
Basilika Santo Petrus/Net
rmol news logo Seorang pria asal Somalia ditangkap oleh polisi Italia awal pekan ini karena dicurigasi sebagai anggota kelompok militan ISIS.

Pasalnya, pria berusia 20 tahun itu mengancam akan mengebom gereja-gereja di Italia, termasuk Basilika Santo Petrus di Vatikan.

Pihak kepolisian Italia, dalam keterangan seperti dimuat Reuters awal pekan ini, mengatakan bahwa pria itu diidentifikasi sebagai Omar Moshin Ibrahim. Dia ditahan Kamis pekan lalu dan seorang hakim menuduhnya pada hari Senin dengan menghasut terorisme dan mendukung terorisme.

Polisi mengatakan Ibrahim dihentikan setelah operasi pengintaian selama sebulan karena dia akan meninggalkan wilayah Bari di mana dia bekerja untuk sebuah perusahaan pembersih.

Penyelidikan yang dilakukan itu termasuk penyadapan di mana Ibrahim terdengar mengatakan kepada seseorang, "Mari letakkan bom di semua gereja di Italia. Di mana gereja terbesar? Itu di Roma," begitu hasil penyadapan.

Polisi juga mengatakan bahwa dalam penyadapan yang sama, dia terdengar mengapresiasi serangan di pasar Natal Strasbourg Perancis pekan lalu di mana lioma orang meninggal dunia.

Polisi menambahkan bahwa pria itu menggunakan nama alias Anas Khalil dan menyebut dirinya "Yusuf" di media sosial. Dia tiba di Italia pada tahun 2016.

Polisi Italia telah meningkatkan keamanan di sekitar gereja, termasuk St. Peter's, menjelang Natal, yang menarik kerumunan besar ke wilayah Vatikan. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA