
Perancis bersiap mengerahkan puluhan ribu polisi nasional untuk menghadapi pekan kelima aksi unjuk rasa rompin kuning hari ini (Sabtu, 15/12). Sekitar 8.000 di antaranya akan dikerahkan di ibukota Paris.
Kepala polisi di Paris mengatakan kekhawatiran soal kemungkinan ada kelompok kekerasan yang menyusup ke dalam aksi unjuk rasa dan memicu kerusuhan serta bentrok seperti yang terjadi beberapa pekan terakhir.
Karena itulah, polisi Perancis juga mengerahkan petuga anti huru hara yang dikerahkan untuk membentengi sejumlahj lokasi penting seperti Arc de Triomphe dan mencegah orang mendekati istana presiden.
"Kami harus siap menghadapi skenario terburuk," kata kepala polisi Michel Delpuech seperti dimuat
Reuters.
Aksi rompi kuning ini semula muncul untuk memprotes kebijakan pemerintah Presiden Emmanuel Macron yang menaikkan pajak bahan bakar. Namun dengan cepat aksi berubah menjadi protes atas sejumlah kebijakan Macron lainnya
. [mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: