Berbicara di kelompok think-tank Chatham House di London pada hari Kamis (13/12), Hariri mengatakan bahwa negosiasi atas pembentukan pemerintah baru berada di "100 meter terakhir".
"Saya cukup yakin pada akhir tahun ini kita akan memiliki pemerintahan," sambungnya.
"Saya pikir tekanan yang kita miliki dari krisis ekonomi mendorong semakin banyak orang untuk membentuk pemerintahan," jelasnya seperti dimuat
Al Jazeera.
Untuk diketahui, Lebanon mengalami tujuh bulan kebuntuan di pemerintahan. Dengan ekonomi yang stagnan, Lebanon sangat membutuhkan pemerintahan baru untuk menerapkan reformasi ekonomi untuk menempatkan keuangan publiknya pada pijakan yang lebih berkelanjutan dan membuka bantuan asing.
Bahkan beberapa bulan setelah pemilihan umum, para pemimpin Lebanon masih berselisih tentang bagaimana membagi-bagi posisi kabinet di antara kelompok-kelompok pesaing menurut sistem politik konfesionalnya yang mengalokasikan posisi-posisi pemerintah menurut sekte.
[mel]
BERITA TERKAIT: