Langkah terbaru Apple ini diproyeksikan akan membawa Apple maju sebagai perusahaan swasta terbesar di ibu kota negara bagian itu.
Analis teknologi independen Chris Green mengatakan bahwa investasi Apple di daerah itu adalah tepat, mengingat daerah itu memiliki banyak bakat untuk didatangkan, tetapi tidak lagi lebih murah untuk dipekerjakan daripada Silicon Valley.
"Ada banyak keahlian chip komputer tetapi Texas juga merupakan sarang besar untuk industri pusat data," kata Green seperti dimuat
BBC.
"Ini juga memiliki reputasi untuk media hiburan tradisional serta perkembangan media sosial, dengan banyak didorong oleh Selatan oleh festival Southwest dan pertemuan teknologi lainnya yang menjadikan Austin sebagai rumah mereka," sambungnya.
Prosesor komputer Intel Atom, Dell, Amazon, Samsung, Facebook, Google, dan IBM juga merupakan sederet perusahaan teknologi yang mengembangkan bisnis di Austin.
Sejaun ini, Apple sendiri sudah mempekerjakan 6.200 staf di fasilitasnya di Austin. Angka itu menjadikan Austin sebagai basis perusahaan terbesar di luar rumahnya di Cupertino di Silicon Valley, California.
Kampus yang akan dibangun ini nantinya akan menjadi rumah bagi 5.000 pekerja baru tetapi memiliki kapasitas untuk menampung 15.000 orang. Kampus ini akan menjadi fasilitas Apple untuk melakukan rekayasa, penelitian dan pengembangan, serta divisi penjualan.
Perusahaan juga mengatakan bahwa mereka merencanakan situs baru di Seattle, San Diego dan Culver City selama tiga tahun ke depan.
[mel]
BERITA TERKAIT: