Putin: Rusia Tidak Ingin Melihat Kerusuhan Seperti Di Perancis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 12 Desember 2018, 20:19 WIB
Putin: Rusia Tidak Ingin Melihat Kerusuhan Seperti Di Perancis
Putin/Net
rmol news logo Tidak seorang pun di Rusia yang ingin melihat kerusuhan dan kekerasan seperti yang terjadi di Paris, Perancis baru-baru ini.

Begitu kata Presiden Rusia Vladimir Putin saat mengomentari penangkapan aktivis hak asasi manusia Lev Ponomarev karena menyerukan digelarnya aksi unjuk rasa tidak sah melalui media sosial baru-baru ini.

Putin mengatakan bahwa sulit baginya untuk mempertanyakan keputusan pengadilan dan pengadilan banding, yang menemukan bahwa Ponomarev bersalah atas pelanggaran dan menempatkan dia di bawah tahanan administratif.

"Kami tidak ingin ada peristiwa yang mirip dengan peristiwa di Paris, ketika kekerasan merobek dan semuanya dibakar lalu negara turun ke keadaan darurat,." tegas Putin seperti dimuat Russia Today.

Meski begitu, Putin berjanji bahwa dia akan meminta Jaksa Penuntut Umum Yury Chaika untuk melihat lebih dekat pada peristiwa-peristiwa seputar penahanan Ponomarev.

Diketahui bahwa pekan lalu, Ponomarev diserahkan 25 hari penangkapan administratif oleh pengadilan Moskow. Dalam blognya, Ponomarev mendukung tindakan yang tidak disetujui untuk mendukung aktivis muda dari dua kelompok, yang dituduh merencanakan kudeta. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA