Begitu kata Presiden Rusia Vladimir Putin saat mengomentari penangkapan aktivis hak asasi manusia Lev Ponomarev karena menyerukan digelarnya aksi unjuk rasa tidak sah melalui media sosial baru-baru ini.
Putin mengatakan bahwa sulit baginya untuk mempertanyakan keputusan pengadilan dan pengadilan banding, yang menemukan bahwa Ponomarev bersalah atas pelanggaran dan menempatkan dia di bawah tahanan administratif.
"Kami tidak ingin ada peristiwa yang mirip dengan peristiwa di Paris, ketika kekerasan merobek dan semuanya dibakar lalu negara turun ke keadaan darurat,." tegas Putin seperti dimuat
Russia Today.
Meski begitu, Putin berjanji bahwa dia akan meminta Jaksa Penuntut Umum Yury Chaika untuk melihat lebih dekat pada peristiwa-peristiwa seputar penahanan Ponomarev.
Diketahui bahwa pekan lalu, Ponomarev diserahkan 25 hari penangkapan administratif oleh pengadilan Moskow. Dalam blognya, Ponomarev mendukung tindakan yang tidak disetujui untuk mendukung aktivis muda dari dua kelompok, yang dituduh merencanakan kudeta.
[mel]
BERITA TERKAIT: