Pernyataan itu dibuat Wang Yi di tengah pertengkaran diplomatik atas penangkapan eksekutif Huawei, Meng Wanzhou, atas surat perintah Amerika Serikat di Kanada awal Desember ini.
Meng merupakan chief financial officer telekomunikasi raksasa Huawei. Dia ditangkap pada tanggal 1 Desember di Vancouver atas tuduhan penipuan yang terkait dengan kesepakatan penghentian sanksi dengan Iran.
"Keamanan dan keselamatan rekan-rekan China adalah prioritas kami, China tidak akan pernah duduk diam dan mengabaikan segala bentuk intimidasi yang melanggar hak dan kepentingan sah warga negara China," kata Menteri Luar Negeri Wang Yi dalam pidato di Beijing, tanpa secara langsung mengacu pada Kasus Huawei.
"Kami akan sepenuhnya melindungi hak-hak sah warga negara China dan mengembalikan keadilan dan keadilan kepada dunia," tegasnya pada pembukaan simposium diplomatik, seperti dimuat
Channel News Asia (Selasa, 11/12).
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: