Begitu kata Presiden Turki Tayyip Erdogan dalam pidato untuk anggota parlemen Turki pada Selasa (27/11).
Dikabarkan
Reuters, Erdogan menegaskan sikap Turki yang menginginkan Laut Hitam menjadi lautan perdamaian, dan bukan sebaliknya.
Pernyataan ini dibuat Erdogan menyusul sikap pemerintah Ukraina yang menetapkan stastus darurat militer sebagai bagian dari perampasan tiga kapal angkatan laut Ukraina oleh Rusia akhir pekan kemarin.
Pihak Rusia menyebut bahwa hal tersebut dilakukan karena kapal-kapal tersebut melanggar batas wilayah perairan di Semenanjung Krimea.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: